Taklimat Presiden; Pangan, Energi, dan Air Indonesia Tangguh Hadapi Krisis Global

oleh -4 Dilihat
oleh
banner 468x60

JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto menegaskan arah kebijakan nasional yang berfokus pada penguatan ketahanan menghadapi tiga krisis global utama, yakni pangan, energi, dan air. Penegasan tersebut disampaikan dalam taklimat di Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu (8/4/2026), yang mencerminkan konsistensi visi jangka panjang dalam menjaga stabilitas dan keselamatan bangsa di tengah dinamika global.

Dalam paparannya, Presiden Prabowo menyoroti bahwa ketiga krisis tersebut bukanlah isu baru, melainkan telah diprediksi sejak lama oleh komunitas internasional, termasuk dalam agenda Sustainable Development Goals (SDGs) yang dirumuskan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

banner 336x280

Presiden Prabowo Subianto menegaskan, “Dalam sekian tahun, saya telah meyakini dan saya telah menyebarluaskan hal-hal pokok yang saya yakini adalah dasar keselamatan bangsa. Dan ini dibenarkan oleh PBB, United Nations (UN) membenarkan ini dalam SDG yang mereka umumkan,” ujar Presiden Prabowo.

Pernyataan tersebut menjadi penanda bahwa arah kebijakan nasional tidak hanya berpijak pada kebutuhan domestik, tetapi juga selaras dengan pandangan global mengenai tantangan masa depan. Hal ini sekaligus memperkuat posisi Indonesia sebagai negara yang adaptif dan antisipatif dalam merespons perubahan dunia.

Lebih lanjut, Presiden Prabowo menjelaskan bahwa prediksi terkait krisis pangan, energi, dan air telah lama menjadi perhatian serius dan bahkan dituangkan dalam berbagai pemikiran strategis yang dikembangkan selama bertahun-tahun.

Presiden Prabowo Subianto menambahkan, “Sustainable Development Goals di mana berapa tahun yang lalu PBB sudah meramalkan bahwa krisis dunia yang akan melanda seluruh dunia adalah tiga hal, yaitu krisis pangan, krisis energi dan krisis air,” tambah Presiden Prabowo.

Penegasan tersebut menunjukkan kesinambungan antara gagasan konseptual dengan implementasi kebijakan yang kini dijalankan pemerintah. Upaya konkret pun mulai terlihat melalui program-program prioritas yang mengarah pada kemandirian nasional di sektor strategis.

Presiden Prabowo Subianto menjelaskan, “Ini sebagai bukti bahwa sekian puluh tahun pun saya sudah cantumkan hitam di atas putih, bahwa masalah dasar bagi negara adalah tiga hal itu, pangan, energi, air,” tegas Presiden Prabowo.

Selain itu, Presiden menekankan bahwa pengelolaan sumber daya alam harus berlandaskan amanat konstitusi, khususnya Pasal 33 Undang-Undang Dasar 1945, yang menegaskan bahwa bumi, air, dan kekayaan alam dikuasai negara untuk sebesar-besarnya kemakmuran rakyat.

Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan, “Food, energy, dan water ini sudah dicanangkan oleh PBB dan ini sudah saya perjuangkan di mana-mana bertahun-tahun, belasan tahun,” pungkas Presiden Prabowo.

Dengan pendekatan yang terukur dan berorientasi pada hasil, pemerintah dinilai mampu menunjukkan kapasitas dalam mengelola tantangan strategis secara efektif. Taklimat tersebut sekaligus memperkuat optimisme terhadap kemampuan Indonesia dalam menjaga kedaulatan sumber daya dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.

Presiden Prabowo Subianto menutup, “Alhamdulillah kita telah membuktikan bahwa pemerintah kita efektif, pemerintah kita andal, dan pemerintah kita dapat melaksanakan tugas bernegara dengan baik,” tutup Presiden Prabowo.

Melalui langkah-langkah tersebut, arah pembangunan nasional semakin terfokus pada penguatan fondasi utama negara, sekaligus menjawab tantangan global dengan strategi yang terintegrasi dan berkelanjutan.

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.