Sekolah Garuda Terapkan Seleksi Berbasis Potensi, Akses Setara bagi Siswa Berprestasi

oleh -1 Dilihat
oleh
banner 468x60

Jakarta – Pemerintah terus memperkuat komitmen dalam mencetak sumber daya manusia (SDM) unggul melalui transformasi sistem pendidikan nasional.

Salah satunya diwujudkan melalui pelaksanaan seleksi Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) SMA Unggul Garuda yang kini mengedepankan pendekatan berbasis potensi dan prestasi, guna memastikan akses yang lebih adil dan inklusif bagi seluruh siswa di Indonesia.

banner 336x280

Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) pada Kamis (16/4) menggelar Tes Tahap II PPDB SMA Unggul Garuda Baru di 43 lokasi yang tersebar di seluruh Indonesia.

Pelaksanaan tes ini merupakan tahap lanjutan bagi peserta yang telah lolos seleksi awal, sekaligus menjadi bagian penting dalam menjaring talenta terbaik bangsa tanpa memandang latar belakang sosial ekonomi.

Tes Tahap II meliputi Tes Potensi Akademik serta Tes Akademik yang mencakup mata pelajaran Matematika, Bahasa Indonesia, dan Bahasa Inggris.

Dari total 1.478 peserta yang dinyatakan lolos tahap I, sebanyak 1.334 peserta hadir mengikuti tes yang digelar serentak di tiga zona waktu Indonesia.

Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Brian Yuliarto, menegaskan bahwa pelaksanaan PPDB Sekolah Garuda merupakan tindak lanjut arahan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, dalam membangun SDM unggul sebagai fondasi kemajuan bangsa.

Menurutnya, seleksi berbasis potensi menjadi kunci untuk menjaring generasi muda terbaik secara objektif dan berkeadilan.

“Sumber daya manusia unggul adalah kunci keberhasilan pembangunan bangsa. Peluncuran seleksi PPDB Sekolah Garuda ini merupakan fondasi awal untuk menyiapkan generasi pemimpin masa depan Indonesia,” ujar Menteri Brian.

Ia menjelaskan, Sekolah Garuda dirancang sebagai ekosistem pendidikan khusus dengan kurikulum bertaraf internasional, fasilitas pembelajaran modern, serta didukung tenaga pendidik terbaik.

Fokus utama sekolah ini adalah pengembangan talenta di bidang Science, Technology, Engineering, and Mathematics (STEM), sekaligus membentuk karakter, daya pikir kritis, dan wawasan global peserta didik.

Lebih lanjut, Menteri Brian menekankan bahwa seluruh siswa yang diterima akan mendapatkan pembiayaan penuh melalui beasiswa negara.

“Akses terhadap pendidikan unggul tidak ditentukan oleh latar belakang ekonomi, tetapi oleh potensi, prestasi, dan kerja keras,” tegasnya.

Melalui seleksi berbasis potensi ini, pemerintah menegaskan bahwa setiap anak bangsa memiliki kesempatan yang sama untuk meraih pendidikan berkualitas.

Sekolah Garuda pun diharapkan menjadi motor penggerak lahirnya generasi unggul yang mampu membawa Indonesia menuju masa depan yang lebih maju dan berdaya saing global.

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.