Pemerintah Integrasikan Aparatur Desa Percepat Kedaulatan Pangan Nasional

oleh -1 Dilihat
oleh
banner 468x60

JAKARTA — Langkah taktis Pemerintah Indonesia dalam mengintegrasikan serta meningkatkan kapasitas seluruh aparatur desa di tanah air dinilai menjadi kunci utama dalam mempercepat perwujudan kedaulatan pangan nasional.

Strategi integratif yang diinisiasi pemerintah ini dipandang sangat relevan dan strategis dalam membentengi ketahanan nasional dari dampak meningkatnya ketidakpastian geopolitik serta dinamika ekonomi global saat ini.

banner 336x280

Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Akhmad Wiyagus menegaskan bahwa seluruh jajaran pemerintahan, mulai dari tingkat provinsi, kabupaten, hingga pemerintah desa, harus bersinergi memperkuat ketahanan wilayah melalui implementasi nyata program prioritas Asta Cita.

Menurutnya, desa memiliki posisi yang sangat krusial karena menjadi fondasi utama dari seluruh roda pembangunan bangsa yang bersentuhan langsung dengan stabilitas pangan masyarakat.

“Tidak ada satu pun program Asta Cita yang tidak terkait dengan pemerintahan desa karena semua berawal dari desa. Asta Cita ini harus benar-benar diimplementasikan secara nyata agar dampak dan outcome-nya langsung dirasakan oleh masyarakat kita di tingkat bawah,” ujar Wiyagus, dalam forum Temu Karya Nasional.

Kemendagri juga menegaskan komitmen penuhnya untuk terus memfasilitasi pemerintah daerah dalam mengakselerasi pembangunan, termasuk menjembatani koordinasi lintas sektoral dengan kementerian dan lembaga terkait demi menyukseskan program strategis nasional ini.

Sejalan dengan arah kebijakan pemerintah pusat, komitmen penguatan tersebut disambut positif dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI) Merah Putih 2026 yang berlangsung di Aston Hotel & Convention Center, Kota Serang, Banten.

Ketua Umum APDESI Merah Putih, Anwar Sadat, menyatakan dukungan penuhnya dan menegaskan bahwa desa kini telah bangkit menjadi subjek utama pembangunan yang siap menggerakkan roda ekonomi dari bawah.

Dengan jumlah lebih dari 75 ribu desa di seluruh Indonesia, penguatan kapasitas ekonomi desa menjadi pilar utama ketahanan pangan nasional.

“Desa memiliki potensi alam, sumber daya manusia, dan modal sosial yang sangat masif. Melalui sinergi program yang terintegrasi erat dengan pemerintah, desa akan bertransformasi menjadi lokomotif pertumbuhan ekonomi baru sekaligus benteng pertahanan pangan Indonesia,” jelas Anwar.

Langkah konkret akselerasi ini difokuskan pada penguatan sektor pertanian, peternakan, pemberdayaan koperasi desa, investasi kemitraan, hingga transformasi digital.

Kolaborasi harmonis antara pemerintah pusat, daerah, dan desa ini optimis mampu melahirkan pembangunan yang inklusif, efektif, serta tepat sasaran demi mewujudkan kedaulatan pangan nasional yang mandiri, adil, dan berkelanjutan dari tingkat paling bawah.

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.