PAPUA – Penguatan Otonomi Khusus (Otsus) Papua terus diarahkan untuk mempercepat pemerataan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Hal tersebut mengemuka dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD dan Otsus Tahun 2027 yang menekankan pentingnya sinergi pusat dan daerah.
Wakil Menteri Dalam Negeri Ribka Haluk menegaskan integrasi program nasional menjadi kunci agar pembangunan dapat menjangkau seluruh wilayah, termasuk Papua.
“Semua visi yang disampaikan oleh Bapak Presiden dan Wakil Presiden untuk menjadi sebuah program yang terintegrasi sampai dengan pelosok Indonesia,” ujar Ribka Haluk.
Penguatan tersebut menjadi bagian dari upaya mencapai Indonesia Emas 2045 melalui stabilitas ekonomi dan peningkatan kualitas hidup masyarakat. Pemerintah juga terus menjaga pertumbuhan melalui pengendalian inflasi dan indikator pembangunan lainnya.
“Bapak Mendagri melakukan beberapa program untuk mengukur tingkat inflasi, kemudian kemiskinan, IPM, dan seterusnya. Ini bagaimana pemerintah menjaga ini akan mengantar sampai dengan kita mencapai sasaran kita,” tegas Ribka Haluk.
Selain itu, peningkatan kualitas sumber daya manusia menjadi prioritas melalui program pendidikan dan gizi nasional.
“Sekolah Garuda ini juga saya lihat Bapak Presiden sudah mencanangkan itu untuk bagaimana kita mempersiapkan SDM kita yang terbaik kualitas anak-anak bangsa akan dikirim juga pada universitas di luar negeri,” tambah Ribka Haluk.
Di sisi lain, Deputi Bidang Infrastruktur Kementerian PPN/Bappenas Abdul Malik Sadat Idris menekankan pentingnya pemerataan pembangunan, khususnya di Papua Pegunungan.
“Kami berharap ke depan pembangunan harus lebih merata sehingga masyarakat di wilayah timur pun dapat merasakan campur tangan pemerintah pusat,” ujar Abdul Malik Sadat Idris.
Ia juga mendorong penyederhanaan regulasi untuk mempercepat investasi dan pembangunan daerah.
“Kami harap di Papua Pegunungan tidak demikian, supaya percepatan pembangunannya cepat terwujud,” tegas Abdul Malik Sadat Idris.
Sementara itu, Kepala Bapperida Papua Tengah Eliezer Yogi menilai Musrenbang menjadi forum penting dalam menyerap aspirasi masyarakat.
“Kami mengundang DPR jalur pengangkatan otsus dan MRP untuk menyampaikan aspirasi, agar program yang disusun benar-benar menjawab persoalan masyarakat,” ujar Eliezer Yogi.
Dengan sinergi yang semakin kuat, Otsus Papua terus dioptimalkan sebagai instrumen strategis untuk menghadirkan pembangunan yang merata dan berkelanjutan.













