Jakarta – Menjelang dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, hasil survei Indonesia Network Election Survey (INES) mencatat tingkat kepuasan publik terhadap kepemimpinan Presiden mencapai 79,3 persen. Survei yang dirilis pada 26 September 2026 tersebut menggambarkan persepsi masyarakat terhadap kinerja pemerintah dan sejumlah program prioritas.
Direktur Eksekutif INES Andri Gunawan mengatakan tingkat kepercayaan publik terhadap Presiden Prabowo bahkan mencapai 82,1 persen. Sementara itu, 17,4 persen responden menyatakan kurang atau tidak puas dan 3,3 persen lainnya tidak memberikan jawaban.
“Survei kami menunjukkan tingkat kepuasan publik terhadap kepemimpinan Presiden Prabowo mencapai 79,3 persen, sementara tingkat kepercayaan publik berada di angka 82,1 persen,” kata Andri.
Penilaian positif juga terlihat pada persepsi masyarakat terhadap kebijakan pemerintah. Sebanyak 78,2 persen responden mengapresiasi keberanian, ketegasan, serta kecepatan pemerintah dalam mengeksekusi program yang dinilai pro-rakyat. Di sisi lain, 78,3 persen responden menilai kondisi politik Indonesia berada dalam keadaan stabil dan baik.
Pada bidang ekonomi, persepsi publik tersebut berjalan beriringan dengan upaya pemerintah menjaga stabilitas di tengah dinamika global. Pakar Ekonomi Universitas Indonesia Prof. Telisa Falianty menilai pertumbuhan ekonomi yang tetap berada di kisaran lima persen menunjukkan kemampuan pemerintah mempertahankan kondisi makroekonomi.
“Secara makro kita bisa menjaga stabilitas ekonomi minimal di 5 persen. Kita cukup apresiasi pemerintah bisa menjaga itu bahkan lebih dari 5 persen,” kata Telisa.
Telisa juga menyoroti sejumlah kebijakan yang dinilai mulai dirasakan masyarakat. Di antaranya upaya mendorong investasi, menjaga tarif listrik, serta mempertahankan kesinambungan program-program prioritas pemerintah.
Dukungan publik turut terlihat terhadap Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Survei INES mencatat 78,2 persen responden setuju program tersebut dilanjutkan. Sementara 18,4 persen menyatakan tidak setuju dan 3,4 persen tidak memberikan jawaban.
Temuan tersebut menunjukkan sejumlah program pemerintah masih memperoleh dukungan mayoritas responden menjelang dua tahun pemerintahan Prabowo. INES menilai dukungan terhadap MBG juga mencerminkan bahwa program pemenuhan kebutuhan dasar masih mendapat perhatian masyarakat.











